Pages

Sabtu, 28 Mei 2011

Berdering Lonceng Di Garuda

Posted by Ulvina Haviza On 23.58


Biar Cepat Asal Selamat
Memasuki kota Jakarta, tepat pukul 12 siang, Kamis (13/8). Apa yang dikatakan orang-orang, Jakarta itu panas mulai terasa ketika pertama kali melangkah menuruni Bus Sumbangan Presiden RI Tahun 2005 Universitas Negeri Padang (UNP). Sejuk dari AC bus mendadak berganti udara Jakarta yang terik dan pengap. Jika menengadah ke langit, cuaca terlihat seolah mendung karena langit seperti diselimuti kabut gelap. Namun anehnya, keringat terus tak henti mengucur dari badan. Gerah dan kepanasan.
Bingung, ternyata bukan langit dan cuaca yang “bikin gara-gara”, polusi dan kabut asap Jakartalah yang memang menggila. Di atas sana, lingkaran matahari terlihat bulat sempurna dan memerah karena tertutup kabut, langit biru tak sedikitpun terlihat walau untuk sekadar mengintip, segalanya rata dengan warna kelabu. Ah…kota Jakarta….



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Suatu Saat Aku Akan (Rindu) Pulang

Posted by Ulvina Haviza On 07.38


Mungkin bagi sebagian orang, tulisan ini hanyalah bagian dari sebuah kemelankolisan dalam diri saya, namun saya tak begitu memikirkan, apapun pendapatnya. Mengutip dari salah seorang teman, dunia kata (menulis) ini milik saya, jadi ada kebebasan di dalamnya, jika merasa tertarik, silahkan membacanya, jika tidak, ingin berpaling atau mengacuhkannya, silahkan saja.
Ah, cukup bingung juga ingin memulai kisah ini dari mana. Yang jelas, sekarang semuanya tertumpuk di benak ingin segera dikeluarkan. Namun yang sebenarnya menjadi tujuan adalah kata pamit yang tak sempat terucapkan.
Aku memilih terbang kesini. Tunggu dulu, aku masih sedikit ragu, apa benar aku yang memilihnya. Yang jelas, saat itu yang ada di benakku aku harus segera mendapatkan pekerjaan, tidak bisa tidak. Dan aku pun berangkat, dengan harapan bagaimanapun caranya aku harus segera diterima bekerja. Pekerjaan yang cukup layak tentunya. Sebab tak mungkin terus-menerus menggantungkan hidup pada orang lain tentunya, meskipun itu saudara kandung sendiri.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Rabu, 23 Februari 2011

Sungguh Allah Sayang Padanya

Posted by Ulvina Haviza On 20.33


Oleh Ulvina Haviza

Dalam perjalanan hidup yang masih berbilang baru sepenggalah  ini, banyak makna yang baru disadari pelajaran berharga darinya ketika segalanya telah lampau jauh terlewat. Seperti kala mengingat kisah seorang saudari yang Allah berkenan pertautkan hati ini dengannya.
Siapa sangka gadis berhati lembut itu dulunya hanyalah gadis biasa-biasa saja. Satu dari selautan manusia yang tak senang jika masalah agama dibawa-bawa praktiknya ke dalam sendi-sendi kehidupan hari-harinya. Sungguh tak senang hatinya saat pemerintah kota tempat ia bersekolah saat itu mengeluarkan titah bahwa seluruh murid dan guru di tiap sekolah wajib mengenakan busana muslimah dalam setiap kegiatan belajar mengajar. Betapa menggerutu hatinya saat itu. Ingin marah dan menentang, namun itu adalah peraturan pemerintah yang tak bisa tidak untuk dijalankan oleh setiap warga kota.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Minggu, 06 Februari 2011

Pusara Ibu

Posted by Ulvina Haviza On 01.37


Oleh Ulvina Haviza

Lama sudah aku tak pernah lagi ke sini. Sudah bertahun-tahun. Kalau tak salah, terakhir kali aku datang sekitar empat atau lima tahun lalu. Ternyata tempat ini sungguh jauh berubah. Semakin banyak penghuninya. Tak terhitung. Rasanya, dulu tak sebanyak ini.
Sekarang tempat ini benar-benar terasa asing bagiku. Sungguh berbeda. Bahkan aku sama sekali tak ingat, di mana persisnya tempat yang aku cari. Kalau tak salah, letaknya pada bagian yang dekat ke sungai. Tapi, yang mana.
Kususuri perlahan tepian sungai itu. Lamat-lamat membaca tulisan yang tertera pada masing-masing nisan yang tertancap pada gundukan-gundukan tanah di tempat itu. Mataku liar mencari. Tak satupun nisan yang terlewatkan. Tapi, belum juga kutemukan. Ah, di mana letaknya? Bagaimana bisa lupa?
Aku terus saja berjalan. Mulai lelah dan matahari semakin meninggi.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Biaya Administrasi

Posted by Ulvina Haviza On 00.50


Oleh Ulvina haviza
Katanya, aku harus bertanggung jawab karena telah menghilangkan surat itu. Padahal, bukan aku yang menghilangkannya. Padahal pihak kantor poslah yang salah dalam hal ini menurutku. Surat itu memakai jasanya, hingga hamper sebulan surat itu tak jua sampai. Padahal, alamat telah kutuliskan dengan sangat jelas.
Kata petugas di kantor pos tempat aku mengirimkannya,  surat itu akan sampai dalam waktu tiga hari, apalagi aku memilih “kilat khusus”. Tapi aku mendapat kabar dari seberang, sampai hari ini surat itu belum sampai juga. Berkali-kali kuurus ke kantor pos, menanyakan, kenapa suratnya kok enggak sampai. Pihak kantor pos, lagi-lagi minta aku menunggu saja, sambil dia mencek kemana surat itu kira-kira.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer