Pages

Rabu, 10 April 2013

Maka.....

Posted by Ulvina Haviza On 02.25



Maka mencintaimu adalah ketika kau memelukku saat aku menangis, kapanpun itu. Entah karena duka yang begitu terasa atau hanya karena kecengenganku yang meraja. Kau tetap memelukku. Sesekali membelai rambutku.
Maka mencintaimu adalah ketika memelukmu dari belakang saat kita berboncengan di atas motor saat berangkat ke kantor atau pergi kemanapun. Semilir angin menerpa wajahku, membelai pelupuk mataku yang lelah, tak bisa kutahan. Lalu semakin kukencangkan lingkar lenganku di pinggangmu, menyandarkan kepalaku di punggungmu yang hangat hingga mataku terpejam seketika, tertidur sekejap hingga tak peduli kau membawaku sampai kemana. Dan kau kepayahan menyeimbangkan laju motor sambil menahan tubuhku yang berat katamu.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Senin, 04 Februari 2013

SATU

Posted by Ulvina Haviza On 00.04



:Setyo Nugroho
Satu tahun adalah waktu yang singkat, tapi sekaligus panjang. Tergantung dari sudut mana dan bagaimana kita menilainya. Ah, waktu memang selalu begitu sayang, relatif dan meragukan. Namun bagiku, satu tahun ini adalah tahun terbaik dalam hidupku, saat bersamamu.
Bagaimana rasanya saat melihat seseorang yang terpilih untukmu sedang duduk takzim menunggumu, tertunduk sambil sesekali memberanikan diri menatap ke arahmu, sementara kau pun berjalan perlahan ke arahnya, menggenapkan penjanjian yang dikatakan Allah dalam Al-Quran sebagai sesuatu yang berat, Mitsaqan Ghalizha. Bagaimana rasanya jika langkahmu kian dekat, semakin dekat, dan semakin dekat lagi, hingga membuat dadamu berdebar hebat, sementara untuk mengangkat sedikit saja kepalamu yang tertunduk, kau tak berani. Namun dalam dada ada terasa kebahagiaan yang menusuk-nusuk.
Aku pernah mengalaminya sayangku, sekali  dan hanya sekali untuk selamanya.
***



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Selasa, 15 Januari 2013

January II

Posted by Ulvina Haviza On 22.55



Kejadian Lain,
Sudah pukul 07.35 WIB, lewat lima menit dari jam saat biasanya kita berangkat ke kantor. Aku keluar rumah tergesa-gesa, sedikit berlari.  Sedangkan kau telah keluar rumah lebih dulu, mengeluarkan motor katamu. Hingga saat kita bertemu di pertigaan gang kontrakan kita, kulihat wajahmu sedikit bingung.
“Ban motor kita kempas Dik! Dua-duanya,” katamu tiba-tiba setelah menghampiriku.
“Lho, kok bisa?”tanyaku sedikit panik, khas perempuan yang memang gampang panik.
“Ngak tau dik, bocor kali,” ucapmu datar, khas laki-laki yang selalu bisa menanggapi segala hal dengan santai.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

January

Posted by Ulvina Haviza On 22.53



Suatu Kejadian,
Langit terlihat agak kelabu saat itu, pagi menjelang siang. Sedikit panas dan angin sepertinya bertiup enggan. Kuputuskan sesegera mungkin menyelesaikan kegiatan menjemur pakaian di luar. Sebenarnya sudah sedari tadi pakaian-pakaian itu selesai di cuci, namun kubiarkan saja demi mendahulukan peran rumah tangga lainnya. Dan matahari telah semakin meninggi saat satu-persatu potongan baju, rok  dan celana itu kugantungkan di hanger, lalu menyematkannya di bentangan bambu di depan kontrakan tempat tinggalku.
Saat itulah gadis kecil itu datang menghampiriku. Dania namanya, umurnya baru empat tahun, tentangga kecil yang tinggal persis di depan kontrakanku. Ia tinggal bersama orang tua dan satu orang kakak lelakinya yang sudah duduk di bangku sekolah dasar. Berbeda dengan keluarga kecilku yang masih mengontrak rumah, Dania sudah tinggal bersama orang tuanya di rumah milik mereka sendiri, bahkan kontrakan yang kusewa ini masih milik kerabat ayahnya Dania.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Kamis, 08 November 2012

Untukmu Rara yang Mengarungi Yogya.....

Posted by Ulvina Haviza On 20.22



Aduhai saudari jiwa,
Aku mengingatmu, atau lebih tepatnya aku merindukanmu dengan sangat. Berbilang tahun sudah kita tak bertatap muka, tapi dalam ingatanku kau masih tetap sama.
Senyummu tulus mengambang tiap kali kita bersua dulu, salam hangat dan genggaman erat, serta pipi-pipi yang saling bersentuhan karena kita saudara.

Untukmu Rara yang mengarungi Yogya…….
Riang suratmu kubaca, bahagia setelah sekian lama tak pernah lagi terdengar cerita-cerita diantara kita. Gelak tawaku membahana mengiring kisah-kisah pertamamu kembali menjadi mahasiswa. Tak pernah berubah kau rupanya. Penuh canda dan hal-hal tak terduga.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Sepucuk Kenangan

Posted by Ulvina Haviza On 17.52



Percayakah kau jika ku katakan aku mulai lupa dengan tempat kita dulu, aku mulai lupa dengan sudut-sudut tiap kota yang ada disana, yang dulu bahkan sempat kujejali dengan bekal menggarang idealisme jurnalis, yang tentunya sekarang sudah sangat jauh berubah bentuk dan keadaannya. Seorang wartawan kampus, begitulah dulu dengan bangga aku menyebutnya,  mencari berita di tiap sudut kota sampai ke pelosok-pelosok desa. Kini, aku memupuk rindu akan masa itu.
Ah, sudah cukup lama juga ternyata aku tak pulang, hampir genap dua tahun. Selama itu pula udara pengap perkotaan telah terlalu sesak menjejali otakku. Udara yang setiap pagi kini kuhirup saat mengendarai motor berangkat ke kantor mencari penghidupan, begitupun saat senja sepulangnya. Pengap bau asap knalpot kendaraan. Jadi teringat bau tanah basah yang sering kita hirup saat berpetualang dulu.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Selasa, 16 Oktober 2012

Mencari dan Menanti dalam Barokah

Posted by Ulvina Haviza On 23.42



Mencari jodoh sama dengan mencari tempat tinggal. Benarkah? Ya, pertama-tama kita mesti sama-sama berangkat dari niat yang bersih dan tulus, apa tujuan kita untuk mencari jodoh, untuk menunaikan sunah rasulkah? Untuk mencari ketenangan hati kah? Untuk melanjutkan keturunankah? Atau justru yang hadir sebenarnya adalah niat yang tidak-tidak, mencari jodoh dan menikah hanya untuk mencari kepuasan saja atau demi niat-niat yang kurang baik lainnya.
Begitupun dengan mencari tempat tinggal atau rumah, berangkat dari niat untuk mencari tempat bernaung yang aman dan nyaman nantinya untuk ditinggali, tempat dimana engkau melanjutkan keturunan dan memperhatikan mereka tumbuh, niat untuk mencari lingkungan yang baik dan tepat untuk tempat kita berkembang nantinya, tempat bersosialisasi antar sesama dan tempatmu menjalin tali persaudaraan.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer