Pages

Jumat, 05 September 2014

Nak, Selamat Datang dan Warnai Hidupku!

Posted by Ulvina Haviza On 02.36



Bagi seorang ibu, merasakan bagaimana melahirkan secara normal adalah hal yang sangat diimpikan. Ingin pula merasakan bagaimana ibunya melahirkannya dulu.
Sejak awal, doa itu terbesit sudah, terucap di dalam hati dan terngiang-ngiang dalam pikiran setiap waktu. “Ya Rabb, izinkan hamba untuk mencicipi rasa bagaimana menjadi ibu sepenuhnya, seutuhnya, walau hanya sekali.” Dan sejak benih itu Allah karuniakan dalam rahim ini, semakin kuat ingin dihati untuk mewujudkannya, untuk merasakan bagaimana Ibu mengandung dan melahirkanku dulu.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Kamis, 07 Agustus 2014

Menjadi Ibu

Posted by Ulvina Haviza On 20.10





Seseorang pernah bilang padaku, ketika kau merasakan bagaimana sakitnya melahirkan seorang anak, dan bagaimana sulit dan bersusah payahnya membesarkan dan mendidiknya, maka setelah itu tak kan pernah sekali-sekali kau berani menyakiti perasaaan ibumu, membantahnya pun tidak, meski terkadang kau dan ibumu masih sering berbeda pandangan dalam menilai sesuatu. Percayalah, kau tak kan pernah berani membantahnya, hanya akan bisa diam dalam hati demi tak menambahkan segores luka di hati perempuan yang selama ini kau panggil Ibu itu.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Selasa, 11 Februari 2014

DUA

Posted by Ulvina Haviza On 01.31



:Setyo Nugroho

Sayang, satu tahun telah terlewati lagi, tahun kita sebagai suami istri yang bahagia. Dan waktu masih terasa begitu singkat Sayang. Hari ini menginjak tahun kedua sudah kau menemani perjalanan hidup ini.
Menatap kembali kebelakang, tahun ini banyak kita lewati dengan ikhtiyar untuk mendapatkan keturunan. Sejak awal tahun lalu, saat pertama kita tahu bahwa ada kelainan pada sistem reproduksiku. Dan itulah yang menjadi penyebab janin kita tak berkembang di rahimku pada kehamilan sebelumnya, dan sebagai penyebab pula setelah beberapa bulan terlewati, aku tak kunjung-kunjung hamil lagi.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Selasa, 03 Desember 2013

Menulis

Posted by Ulvina Haviza On 22.42



Menjadi seorang penulis, cita2 lama yang tertunda. Sejak menjatuhkan diri terjun ke dunia PNS  yang segalanya serba birokrasi, semuanya serasa sirna sudah. Hilang dengan segala kesibukan dan rutinitas kerja yang habis memakan waktu seharian. Terlebih di ibukota, jarak juga menjadi penentu segalanya.
Awalnya pernah mencoba memaksa diri dengan membuat janji menghasilkan satu tulisan dalam satu minggu, tulisan apa saja. Tak penting genrenya, yang penting ada yang tertuliskan, ada yang tertumpahkan dalam kata-kata. Sehingga kebiasaan dan kemampuan untuk menulis ini tak hilang, sirna begitu saja. 



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Selasa, 04 Juni 2013

Sebelum Tidur

Posted by Ulvina Haviza On 00.45



“Mas!” tiba-tiba aku memanggil pelan namamu, ingin menyampaikan hal yang tiba-tiba terlintas dibenakku, tapi tertahan.
“Ya,apa Dik?”tanyamu.
Aku masih terdiam, sengaja membuatmu semakin penasaran, sementara aku masih bergelut dengan keraguanku untuk menyampaikan pertanyaan yang bergejolak di hatiku padamu.
“Ada apa Dik?” katamu lagi semakin mendekatkan wajahmu ke wajahku, hingga hanya ada jarak sekitar 5 cm antara hidungku dan hidungmu. Aku menatapmu dalam, kau balas menatapku. Sedetik, detik kedua, detik seterusnya, hingga detik kelima. Dan keberanianku baru muncul setelah sepersekian detik berikutnya saat aku menyelam dalam ke lautan matamu yang bening.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Jumat, 17 Mei 2013

Hujan di Kotaku

Posted by Ulvina Haviza On 02.45



Di sini, hujan terasa begitu berbeda. Panas meski air membasahi. Dan bagi sebagian orang lain justru hujan terasa menjemukan. Meski sedikit, tapi sudah barang tentu menjadi pertanda bencana. Tak lagi merupakan rahmat sebagaimana mestinya.
Seperti sore itu, dan sore-sore sebelumnya. Hujan turun dengan dengan derasnya, sudah seminggu belakangan kurasa. Hampir setiap hari, aku lupa hari apa tepatnya yang tak ada hujan di sore harinya. Dan itu adalah jadwalnya para pencari nafkah untuk kembali ke peraduannya. Maka, disanalah letak kejemuan di kala turun hujan.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Rabu, 10 April 2013

Maka.....

Posted by Ulvina Haviza On 02.25



Maka mencintaimu adalah ketika kau memelukku saat aku menangis, kapanpun itu. Entah karena duka yang begitu terasa atau hanya karena kecengenganku yang meraja. Kau tetap memelukku. Sesekali membelai rambutku.
Maka mencintaimu adalah ketika memelukmu dari belakang saat kita berboncengan di atas motor saat berangkat ke kantor atau pergi kemanapun. Semilir angin menerpa wajahku, membelai pelupuk mataku yang lelah, tak bisa kutahan. Lalu semakin kukencangkan lingkar lenganku di pinggangmu, menyandarkan kepalaku di punggungmu yang hangat hingga mataku terpejam seketika, tertidur sekejap hingga tak peduli kau membawaku sampai kemana. Dan kau kepayahan menyeimbangkan laju motor sambil menahan tubuhku yang berat katamu.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer