Pages

Kamis, 05 Juli 2012

Tua-Tua

Posted by Ulvina Haviza On 21.13


Banyak sekali hal yang ingin kutanyakan padanya saat menatap wajah riang itu. Berapakah umurnya? Apa yang sedang ada dipikirannya sore itu? Mengapa ia masih bisa tersenyum sesumringah itu? Apa yang sedang dibawanya dalam gerobak tuanya? Dan masih banyak pertanyaan-pertanyaan lainnya, terutama tentang sebegitu sulitnya kehidupan menghimpitnya, hingga kaki tuanya tak teralas meski dengan dengan sandal terjelek dan termurah sekalipun.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Kau Dinanti karena Kau Dicintai

Posted by Ulvina Haviza On 19.31


Allah memang  yang paling tahu kapan kita benar-benar siap.
Kau dan aku, akhirnya karunia itu menghampiri kita. Empat bulan lewat sudah. Selama ini aku menanti-nanti dan mengharapkannya, entah apa aku benar-benar mengharapkannya ataukah hanya sekadar keinginan sesaat, karena banyaknya pertanyaan-pertanyaan dari lingkungan sekitar kita tentang sudah atau belumkah karunia itu datang. Ah, entahlah….



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Rabu, 18 April 2012

Kita Dalam Kisah Tentang Luka

Posted by Ulvina Haviza On 00.51

Kosong……Senja perlahan mulai turun, sudah hampir gelap. Dan aku berjalan sendirian, sudah waktunya pulang setelah segala aktivitas yang menyesakkan ini menjejal diri seharian, mulai merasakan kebosanan dengan kemonotonan ini. Aku terus melangkah menuju pulang.
Pun ia telah pula menuju pulang. Kutatap punggungnya dari belakang, perlahan gadis manis itu berjalan. Letih, begitulah agaknya pelan langkah kakinya kuartikan. Berbagai hal sepertinya masih menggelayuti pikirannya. Entah apa lagi, tepatnya aku tak tahu. Dan meski ingin tahu, tak berani pula menanyakannya…



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Senin, 20 Februari 2012

Di Jalan-Nya Kita Mencinta

Posted by Ulvina Haviza On 00.17

Seseorang itu….Seseorang yang telah tertulis Lauhl Mahfuzhku, seseorang yang tulang rusuk ini adalah miliknya.
Sebelumnya, entah siapa dia….
Lelaki itu, lelaki yang telah berani-beraninya memintaku untuk di sisinya dalam ikatan suci. Lelaki yang kini dialah pendampingku, sah denganku.
Oh Rabb….
Sebelumnya, entah siapa dia…
Seseorang asing yang tiba-tiba memasuki kehidupanku, seseorang asing yang telah mengambil perjanjian berat dengan-Nya atas perwalian diri ini. Saat-saat itu, saat ribuan Malaikat Rahmat turun ke bumi menjadi saksi atas ikatan suci ini, dan meng-Amin-i setiap doa-doa yang terlantunkan. “Barakallah….!!! Ya Allah, berkahilah….”



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Kamis, 29 Desember 2011

Bahkan Segalanya Adalah Pilihan

Posted by Ulvina Haviza On 06.36


Bahkan segalanya adalah pilihan
Apa jadinnya jika suatu kali kita merasa bahwa kita telah salah dalam memilih jalan
Merasa segalanya menjadi sulit
Tiba-tiba segala rongga serasa menyempit
Serasa menghimpit……
Lalu , kembali mencoba merenungi firman-firman-Nya
“Bukankah Allah tak akan menguji melebih tapal batas kemampuan.”
Mencoba membesar-besarkan hati;
“Janganlah bersedih hati, karena kamu paling tinggi derajatnya jika kamu bertakwa,” bisik Allah lembut.
Seorang saudara datang mengingatkan
“Tenanglah!” Jalani saja tiap langkahnya.
Jika mengingat luasnya karunia Allah, aku tahu jalan ini tak perlu dirisaukan
Tapi tabiat manusia yang selalu jatuh menerus dalam kegalauan
Demi jiwa dan seluruh penyempurnaannya
Allah, jiwa ini berserah atas segala yang terpilihkan
Di jalan ini, hamba mohonkan limpahan barokah-Mu….
Amiin….



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Jalan Pulang

Posted by Ulvina Haviza On 05.48


                                                            Oleh Ulvina Haviza
Matahari pagi baru menyumbul di ufuk timur. Sinarnya membias tipis jatuh di pucuk-pucuk pepohonan hutan yang tumbuh indah. Tinggi-rendah tak beraturan. Ujung pucuk-pucuk itu jadi terang kekuningan, sebagian silau seperti keemasan. Yang kian ke pangkalnya kian pekat. Dan terus semakin pekat, hingga hijau gelap pada dahan paling bawah.
Sementara di ujung barat hutan ini, segalanya masih sangat gelap. Pekat. Rimbunnya pepohonan masih belum terjamah sinar matahari. Masih seperti malam. Yang kemudian sedikit demi sedikit mulai terang karena cahaya langit timur yang mulai merengsek ke barat.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer

Jumat, 23 September 2011

Catatan Persaudaraan Kita

Posted by Ulvina Haviza On 01.30

Sore itu, suaramu terdengar pelan. Terik di luar sudah tak lagi begitu menyengat. Aku menghubungimu.
“Mengapa kau tak membalas pesanku?” tanyaku, juga dalam pelan.
“Untaian pesanmu cukup menyakitkan,” bisikmu padaku.
Lalu kukemukakan alasanku, mulai berkicau, menceracau. Dan kau diam mendengarkan. Hanya diam.
“Mungkin benar,” ucapmu setelah itu tiba-tiba. Mungkin aku yang memang terlalu frontal, mungkin aku yang terlalu berlebihan.
“Tak sepenuhnya begitu,” jawabku lirih. Setengah merasa bersalah padamu, merasa telah menyebabkan jua setitik luka di hatimu. Entah, apa iya hanya setitik.



Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer