Senja
ini, ingat? Kau masih ingat saat kita
bertemu? Kala itu langit berwarna jingga. Tanpa sengaja kita menyatu dalam
senja.
Awalnya,
aku tak tahu kau siapa. Sungguh, sungguh tak tahu. Lelaki biasa yang waktu itu
lewat di depanku. Pelan. Kau seperti
sedang menahan senyum. Mana aku tahu kalau saat itu kau sedang berusaha menarik
perhatianku. Dengan gaya dinginmu itu.
Aku
bahkan lebih dingin menghadapimu. Seolah berpura-pura tak tahu bahwa ada kau di
depanku. Ya, itulah aku. Selalu dingin terhadap lelaki yang tak kukenal.
Sementara kau masih saja mencoba menarik perhatianku. Berusaha tak mengurangi sedikit
pun tingkah coolmu.
Free Template Blogger collection template Hot Deals BERITA_wongANteng SEO theproperty-developer










